10 Januari 2021 - 14:10
Majma Jahani Ahlulbait as Rilis Pernyataan Sikap, Kecam Kejahatan Terbaru ISIS di Pakistan

Majma Jahani Ahlulbait as Rilis Pernyataan Sikap, Kecam Kejahatan Terbaru ISIS di Pakistan

Menurut Kantor Berita ABNA, terkait kejahatan terbaru kelompok teroris takfiri di Queeta Pakistan yang menelan 11 korban jiwa warga sipil tidak berdosa Majma Jahani Ahlulbait as mengeluarkan pernyataan tertulis yang mengutuk keras kebiadaban tersebut. 

Dalam pernyataan tersebut, Majma Jahani Ahlulbait as mendesak PBB dan lembaga-lembaga bantuan hukum internasional untuk menjalankan kewajibannya mengatasi kejahatan kelompok teroris yang tampak semakin leluasa menjalankan aksi-aksi terornya. 

Pada bagian lain dari pernyataan tersebut, Majma juga mengucapkan terimakasih kepada Ayatullah Nashir Makarim Shirazi yang secara sigap memberikan respon cepatnya terkait aksi demonstrasi di Pakistan yang menolak menguburkan para korban sebelum pemerintah memperlihatkan keberpihakan pada korban dengan mengejar dan menindak tegas para pelaku. Atas kehadiran perdana menteri Pakistan di tengah-tengah keluarga korban, Majma juga menyatakan terimakasihnya dan meminta agar kepedulian pada keluarga korban tidak hanya dengan menunjukkan simpatik, namun juga mengambil tindakan pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. 

Berikut pernyataan lengkap Majma Jahani Ahlulbait as, sebuah organisasi yang menghimpun tokoh-tokoh politik, agamawan dan cendekiawan muslim di seratus lebih negara.

بسم الله الرحمن الرحیم

و سیعلم الذین ظلموا ایّ مُنقَلَبٍ یَنقَلِبون

Sekali lagi, tangan kotor para teroris takfiri menodai kaum muslimin Pakistan dengan tertumpahnya darah warga yang lemah dan terzalimi.

Operasi kejahatan terbaru kelompok teroris takfiri ISIS di pertambangan batu bara di kota Mach provinsi Balochistan Pakistan yang merenggut nyawa 11 orang penambang batu bara yang tidak berdosa dari etnis Hazara dengan cara yang sadis dengan memenggal kepala dan memisahkan dari tubuhnya telah membakar hati-hati kaum muslimin dan kelompok pecinta kebebasan dan perdamaian khususnya pengikut Ahlulbait as di seluruh dunia. Kemarahan akan tragedi memilukan ini adalah suatu kemestian dan mengutuk keras tindak kejahatan ini adalah kewajiban agama. 

Majma Jahani Ahlulbait as dengan ini mengeluarkan pernyataan mengutuk keras kejahatan kelompok teroris yang menginjak-injak nilai kemanusiaan dan kami berada di pihak keluarga korban dengan mengucapkan simpatik dan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga kesabaran menghadapi ujian ini mendapatkan pahal dari Allah swt. 

Melalui pernyataan ini pula, Majma Jahani Ahlulbait as mendesak lembaga-lembaga internasional khususnya PBB untuk segera mengambil tindakan yang perlu sesuai aturan internasional dan kewajiban lembaga ini pada terciptanya keamanan dan menjamin setiap warga dunia mendapatkan rasa aman dan perlindungan. Rangkaian kejahatan kelompok teroris harus segera dihentikan sebab telah menghilangkan rasa aman dan mengancam keberlangsungan hidup umat manusia yang mencintai perdamaian. 

Majma Jahani Ahlulbait as juga mendesak agar pihak-pihak pemerintah dan lembaga-lembaga internasional agar benar-benar memperhatikan secara serius bahaya kelompok teroris dan operasi-operasi kejahatan yang mereka lakukan di banyak negara. Korban dari aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam bukan hanya umat non muslim, namun juga dikalangan internal kaum muslimin yang tidak sependapat dengan mereka. Karena itu semua pihak harus bersatu dan bergandengan tangan menghadapi musuh kemanusiaan ini. 

Dengan ini, Majma Jahani Ahlulbait as juga menyampaikan terimakasih kepada Ayatullah al-Uzhma Nashir Makarim Shirazi yang mengeluarkan respon cepat menyikapi kejadian terkini di Pakistan. Keluarga korban akhirnya dengan rela hati bersedia memakamkan jenasah para korban setelah sebelumnya melakukan aksi protes kepada pemerintah dengan menolak pemakaman sampai pemerintah menunjukkan itikad tegas mengejar dan memberi hukuman kepada para pelaku setelah Ayatullah Makarim Shirazi yang didukung ulama-ulama Pakistan mengeluarkan permintaan agar jenasah para syahid segera dimakamkan. 

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pihak pemerintah Pakistan khususnya Perdana Menteri Pakistan Imran Khan yang telah melakukan kunjungan ke Queeta untuk bertemu langsung dengan keluarga korban. Semoga hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah Pakistan dalam berupaya menghentikan kelompok teroris takfiri yang telah melakukan rangkaian kejahatan di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir. Semoga keberpihakan pemerintah pada keluarga korban tidak berakhir hanya dengan menunjukkan rasa simpatik dan ucapan belasungkawa, namun juga melakukan tindakan nyata dalam mencabut keberadaan kelompok teroris di Pakistan sampai ke akar-akarnya sehingga kejahatan serupa tidak terjadi lagi kemudian hari. 

Pada bagian akhir pernyataan ini, Majma Jahani Ahlulbait as mengucapkan belasungkawa sedalam-dalam kepada keluarga korban, semoga keluarga yang mendapat ujian ini dikaruniai kesabaran dan ketabahan dan para syuhada mendapat derajat yang tinggi di sisi Allah swt. 

24 Jumadil Awal 1442 H/8 Januari 2021

Majma Jahani Ahlulbait as

Disebutkan, kelompok ekstremis Sunni ISIS telah mengklaim sebagai pelaku pada serangan mematikan pada Sabtu (2/1) yang menewaskan secara tragis 11 penambang batu bara di dekat tambang batu bara di kota Mach Provinsi Balochistan Pakistan. Etnis Hazara membentuk sebagian besar populasi Syiah di Quetta, ibu kota Balochistan, wilayah terbesar dan termiskin di negara itu, yang dipenuhi dengan pemberontakan etnis, sektarian, dan separatis. 

Dalam sepuluh tahun terakhir etnis Hazara kerap menjadi korban terorisme, baik yang menetap di Afghanistan maupun di Pakistan. Pada aksi unjukrasa tersebut, pengunjukrasa menuntut agar genocida di Balochistan dan pada etnis Hazara segera dihentikan.